Selasa, 5 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Game Zone MaryGame Zone Mary
Game Zone Mary - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Wali Kota Eri Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Sura...
Berita

Wali Kota Eri Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Surabaya

Wali Kota Surabaya Tinjau Titik Banjir, Bangunan di Atas Saluran Diperintahkan Dibongkar Surabaya –…

Wali Kota Eri Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Surabaya

 

Wali Kota Surabaya Tinjau Titik Banjir, Bangunan di Atas Saluran Diperintahkan Dibongkar

Surabaya – Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya dalam durasi panjang menyebabkan sejumlah kawasan tergenang banjir. Selain faktor curah hujan tinggi, keberadaan bangunan di atas saluran air juga memperparah genangan di beberapa titik.

baca juga : 3 Jalur Alternatif Jogja Surabaya Paling Aman Saat Musim Hujan

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di kawasan Ngagel Dadi, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Genangan juga tampak di sepanjang Jalan Ngagel Jaya Selatan, Jalan Bung Tomo, hingga kawasan Tanjungsari. Kondisi tersebut sempat menghambat aktivitas warga dan kendaraan yang melintas.

Untuk memastikan penanganan cepat, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung meninjau sejumlah titik banjir mulai sore hingga malam hari. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Jalan Jemursari, Sidosermo, Ahmad Yani, Tidar, Embong Malang, Pacuan Kuda, Tanjungsari, serta kawasan di Kecamatan Sukomanunggal dan Asemrowo.

Saat berada di Jalan Tanjungsari, Eri didampingi Camat Sukomanunggal Dwi Anggara Widya Sukma dan Camat Asemrowo Khusnul Amin. Dalam peninjauan tersebut, ia

Sebabkan Banjir, Wali Kota Surabaya Instruksikan Bongkar Bangunan yang Berdiri di Saluran Air menemukan sejumlah rumah warga yang berdiri tepat di atas saluran air. Kondisi itu membuat aliran air tersumbat dan mengakibatkan banjir semakin sulit surut.

“Tolong dicek lagi ke BPN (Badan Pertanahan Nasional). Barang-barang milik warga jangan sampai berada di luar persil. Ini sudah puluhan tahun menghalangi jalannya air. Bagaimana bisa menyelesaikan banjir kalau masih ada bangunan seperti ini?” tegas Eri, Rabu (5/11/2025).

Selain rumah di atas saluran, Eri juga menyoroti pembangunan jembatan kecil yang menutup jalur air. Ia meminta agar jembatan tersebut segera dibongkar demi kelancaran aliran air.

“Jangan buat jembatan di sini. Akhirnya air yang mengalir malah tertutup. Sudah, dibongkar saja,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, membenarkan bahwa kawasan Tanjungsari memang menjadi salah satu titik rawan genangan. Menurutnya, banyak rumah warga yang posisinya menjorok ke jalan sehingga mempersempit saluran air.

“Salurannya kecil dan banyak rumah yang maju ke jalan. Aliran ke muara juga tidak lancar,” jelas Syamsul.

Sebagai langkah jangka panjang, DSDABM Surabaya berencana melakukan pelebaran saluran air menggunakan box culvert pada tahun depan. Air dari kawasan tersebut nantinya akan dialirkan ke arah timur Jalan Asem Mulya, lalu diteruskan ke Saluran Greges dan Bozem Morokrembangan.

“Rencananya tahun depan akan kita lebarkan salurannya agar aliran air lebih lancar,” tutup Syamsul.

baca juga  : RSUD dr. Soetomo Punya Inovasi Layanan Jemput Pasien

Langkah cepat pemerintah ini diharapkan dapat meminimalisir banjir dan menjaga keamanan warga Surabaya saat musim hujan berlangsung.

Tags: Banjir di Surabaya

Baca Juga: Keadilan ID Mixe