Selasa, 5 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Game Zone MaryGame Zone Mary
Game Zone Mary - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Disangka Biawak, Ular Sanca Raksasa Muncul di Perm...
Berita

Disangka Biawak, Ular Sanca Raksasa Muncul di Permukiman Surabaya

Warga sebuah permukiman padat di Surabaya mendadak gempar setelah menemukan seekor ular sanca berukuran raksasa…

Disangka Biawak, Ular Sanca Raksasa Muncul di Permukiman Surabaya

Warga sebuah permukiman padat di Surabaya mendadak gempar setelah menemukan seekor ular sanca berukuran raksasa di dalam saluran air. Awalnya, warga hanya mengira suara gaduh di balik semak dan selokan berasal dari seekor biawak biasa. Namun, rasa penasaran berubah menjadi ketakutan saat mereka melihat kepala ular besar muncul ke permukaan. Bahkan, ukuran tubuh ular tersebut mencapai panjang lebih dari empat meter sehingga warga segera memanggil bantuan tim penyelamat.

Kehadiran reptil pemangsa ini memicu kepanikan massal karena lokasinya berada sangat dekat dengan area bermain anak-anak. Oleh karena itu, warga setempat berinisiatif membatasi akses jalan agar ular tidak melarikan diri ke dalam rumah penduduk. Keberanian warga dan kesigapan petugas menjadi faktor kunci dalam mengamankan situasi yang mencekam tersebut.

Proses Evakuasi yang Menegangkan

Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan darurat. Selain itu, petugas harus membongkar sebagian penutup selokan guna menjangkau posisi ular yang bersembunyi di sudut gelap. Sebab, ular sanca tersebut memberikan perlawanan yang cukup kuat saat petugas mencoba menjerat bagian kepalanya.

Akibatnya, proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu jam karena bobot ular yang sangat berat dan licin. Namun, keahlian para petugas berhasil menjinakkan hewan melata tersebut tanpa menimbulkan cedera pada warga maupun personel di lapangan. Selanjutnya, petugas langsung mengikat bagian mulut ular dengan isolasi khusus guna memastikan keamanan selama proses pengangkutan.

Penyebab Munculnya Ular di Area Perkotaan

Pakar lingkungan menduga cuaca yang tidak menentu dan rusaknya habitat alami menjadi alasan utama ular masuk ke permukiman. Bahkan, tumpukan sampah di saluran air sering kali mengundang tikus yang merupakan sumber makanan utama bagi ular sanca. Oleh sebab itu, kebersihan lingkungan rumah menjadi benteng pertahanan pertama agar hewan liar tidak betah bersarang di sekitar manusia.

“Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat hewan berbahaya. Oleh karena itu, jangan mencoba menangkapnya sendiri tanpa keahlian khusus,” ujar salah satu petugas DPKP Surabaya di lokasi kejadian.

Baca juga:Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Jelaskan Skema Beasiswa UKT

EXALOS INDONESIA LAKUKAN RESCUE ULAR PITON DI SRAGEN Endro rescuer EXALOS  INDONESIA regional Sragen kembali melaksanakan kegiatan penyelamatan satwa  berupa ular sanca kembang pada Senin, 2 Februari 2026, di wilayah Candi,  Bonagung,

Selanjutnya, tim penyelamat membawa ular raksasa tersebut ke markas komando untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dengan demikian, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang tanpa perlu merasa khawatir akan ancaman serangan hewan liar.

Imbauan bagi Warga Kota Surabaya

Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh warga kota agar selalu waspada terhadap lubang-lubang pembuangan air di sekitar rumah. Sebab, ular sering kali menggunakan pipa atau selokan sebagai jalur berpindah tempat secara tersembunyi. Oleh karena itu, pemasangan kawat kasa pada setiap saluran air sangat kami sarankan sebagai langkah antisipasi yang efektif.

Berikut adalah poin-poin penting penanganan ular di Surabaya:

  1. Lapor Segera: Hubungi pusat bantuan melalui nomor darurat 112 jika menemukan hewan liar masuk ke lingkungan rumah.

  2. Pantau Posisi: Amati pergerakan ular dari jarak aman agar petugas dapat menemukannya dengan cepat saat tiba di lokasi.

  3. Bersihkan Selokan: Rutin membersihkan sampah dan memotong rumput liar yang dapat menjadi tempat persembunyian ideal bagi reptil.

Sebagai tambahan, pihak DPKP berencana melepasliarkan ular tersebut ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia. Sebagai penutup, kerja sama yang baik antara warga dan petugas telah berhasil mencegah jatuhnya korban dalam insiden ini. Dengan demikian, keamanan lingkungan tetap terjaga melalui kesigapan semua pihak dalam menghadapi situasi darurat di perkotaan.

Tags: Biawak Disangka Ular Sanca

Baca Juga: Info Sehat Momp