SURABAYA – Tragedi kecelakaan bus pariwisata di kawasan Bromo yang menewaskan sembilan orang masih dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian. Hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan. Sopir bus bernama Albahri (57) masih dirawat di rumah sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan penyidik.
Sopir Belum Bisa Diperiksa
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur, Kombes Iwan Saktiadi, menjelaskan pihaknya belum bisa menahan maupun memeriksa sopir bus. Kondisi kesehatan sang sopir menjadi alasan utama.
“Potensi tersangka, tentunya hasil penyelidikan awal nanti akan kami gunakan untuk mengkonstruksikan siapa tersangkanya,” kata Iwan, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga : Terungkap Fakta secara Ilmiah soal Alvi Mutilasi Tiara 554 Potong
Menurut Iwan, keterangan sopir menjadi salah satu bahan penting untuk memastikan siapa yang paling bertanggung jawab atas kecelakaan maut tersebut.
Tim Gabungan Lakukan Investigasi

Meski belum ada tersangka, penyelidikan tetap berjalan. Tim Traffic Accident Analysis (TAA) gabungan dari Polda Jatim, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan Korlantas Polri sudah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
Dari hasil pengukuran, ditemukan adanya jejak benturan sepanjang kurang lebih 60 meter. Fakta ini sedang dianalisis untuk mengetahui kronologi pasti penyebab kecelakaan.
“Jarak titik awal terbentur kami mengukur kurang lebih 60 meter. Itu hasil TAA dari Polda Jatim, Korlantas Polri, dan KNKT,” jelas Iwan.
Baca Juga : Kemarau Basah Ganggu Panen Tembakau Sumenep
Bus Dinyatakan Laik Jalan
Sementara itu, mengenai kelaikan kendaraan, Iwan memastikan bus pariwisata tersebut telah memiliki surat laik jalan. Dari sisi administrasi maupun teknis, kendaraan dinyatakan layak beroperasi.
“Berdasarkan dikeluarkannya surat laik jalan, kendaraan tersebut memang laik jalan dan kami mempedomani dokumen ini,” tegasnya.
Polisi Minta Publik Bersabar
Hingga kini, kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah faktor kelalaian manusia, kondisi jalan, atau aspek lain yang menjadi penyebab kecelakaan. Iwan meminta masyarakat bersabar dan menunggu hasil investigasi resmi yang akan diumumkan setelah penyidikan tuntas.
“Semua fakta akan kami ungkap secara transparan. Hasil investigasi gabungan ini nanti akan menentukan siapa yang paling bertanggung jawab,” pungkas Iwan.






